Jumat, 11 Desember 2015

SAP Tumbuh Kembang


SATUAN ACARA PENYULUHAN
TUMBUH KEMBANG ANAK
DI POSYANDU MAWAR 1 SIDODADI KEDATON BANDAR LAMPUNG





Pokok bahasan            :  Tumbuh Kembang Anak
Subpokok bahasan      : -
Tempat                        : Aula posyandu mawar 1 Sidodadi Kedaton
Waktu                         :  20 menit
Hari/Tanggal               :  Selasa, 1 Desember 2015
Sasaran                        :  Orang Tua Balita
Penyuluh                     :  Kelompok 4 PKK 5 Keperawatan Anak

Pengorganisasian
1.        MC                                     : Aulia Kauri
2.        Moderator                           : G. Satria Pramantara
3.        Persentator                          : Agung Octa Nihando
4.        Evaluator                            : Febri Ayu Mentari
5.        Observer panitia & peserta : Dian Noviani
6.        Fasilitator                            : 1. Abdi Setiadi
  2. Frayoga
7.        Dokumentasi
·         Agung Prasetya Putra


A.    Latar Belakang
(Anik Maryunani. 2010) Pertumbuhan adalah perubahan fisik dan pertambahan jumlah dan ukuran sel secara kuantitatif, dimana sel-sel tersebut mensintesis protein baru yang nantinya akan menunjukkan pertambahan seperti umur, tinggi badan, berat badan dan pertumbuhan gigi.
Perkembangan adalah peningkatan kompleksitas fungsi dan keahlian (kualitas) dan merupakan aspek tingkah laku pertumbuhan. Contohnya : Kemampuan berjalan, berbicara dan berlari.
(Marni dan Kukuh Rahardjo.2012) Istilah tumbuh kembang terdiri atas dua peristiwa yang sifatnya berbeda tetapi aiing berkatan dan sulit untuk dipisahkan, yaitu petumbuuh dan perkembangan. Pertumbuhan (growth) berkaitan dengan masalah perubahan ukuran, besar, jumlah atau dimensi pada tingkat sel, organ mauun individu.
Pertumbuhan bersifat kuantitatif sehingga dapat diukur dengan satuan berat (gram, kilogram), satuan panjang (cm,m), umur tulang dan keseimbangan metabolik (retensi kalsium, dan nitrogen dalam tubuh).
Perkembangan (devolepment)adalah pertambahan kemampuan struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks. Perkembangan meyangkut adanya proses diferensiasi sel-sel, jaringan, organ, dan sistem organ yang berkembang sedemikian rupa sehingga masing-masing dapat memenuhi fungsinya. (Soetjiningsih, 1998; Tanuwijaya, 2003).
Berbicara mengenai anak tidak dapat dilepaskan dari tumbuh kembang anak. Proses tumbuh kembang anak merupakan proses yang berkesinambungan mulai dari lahir sampai dewasa. Ono berarti bahwa tumbuh kembang anak merupakan sesuatu tahapan proses yang harus dilalui oleh setiap anak. Anak yang sehat akan menunjukan tumbuh kembang yang optimal, sesuai dengan anak lain seusianya dan sesuai dengan parameter baku perkembangan anak.
Oleh karena itu maka kelompok kami akan melakukan pendidikan kesehatan pada orang tua yang mempunyai balita diwilayah Puskesmas Kedaton agar orang tua mengetahui tentang tumbuh kembang anak.

B.     Tujuan
1.      Tujuan Umum
Setelah diberikan penyuluhan selama 1x20 menit, klien mampu mengerti dan memahami tentang masalah tumbuh kembang anak.        
2.      Tujuan Khusus
                                 Setelah diberikan penyuluhan selama 1x20 menit klien dapat:
a)      Menyebutkan pengertian pertumbuhan dan perkembangan dengan benar.
b)      Menyebutkan 2 dari 3 tahap-tahap oertumbuhan dan perkembangan yang dialami.
c)      Menjelaskan kembali faktor-faktor yang mempengaruhi tumbang
d)     Menyebutkan 2 dari setiap fase perkembangan.

C.    Materi
1.      Pengertian tumbuh Kembang
2.      Tahap-tahap pertumbuhan dan perkembangan yang dialami
3.      Faktor-faktor yang mempengaruhi tumbang
4.      Fase perkembangan pada anak
(terlampir) 

D.    Metode
Ceramah dan diskusi

E.     Media
Power point dan leaflet





F.      Setting Tempat

 















Keterangan :
 


                        : Penyuluh
 


: Media
 


: Moderator
 


: Observer
 


                        : Fasilitator
 


                        : Konsumsi



G.    Kegiatan Penyuluhan
1.      Persiapan
a)      Berpakaian rapi dan sopan
b)      Mempersiapkan alat-alat dan bahan untuk penyuluhan, yaitu:  kursi
c)      Mempersiapkan media untuk penyuluhan, yaitu : leaflet dan lembar balik.
2.      Pelaksanaan
Waktu
Tahap kegiatan
K e g i a t an
Penyuluh
Sasaran

5 menit
Pembukaan
1.    Membuka acara dengan mengucapkan salam kepada sasaran
2.    Menyampaikan topik dan tujuan penkes kepada sasaran
3.    Kontrak waktu untuk kesepakatan pelaksanaan penkes dengan sasaran
1.      Menjawab salam
2.      Mendengarkan penyuluh menyampaikan topik dan tujuan.
3.      Menyetujui kesepakatan waktu pelaksanaan penkes
10 menit
Kegiatan inti
1.     Mengkaji ulang pengetahuan sasaran tentang materi penyuluhan.
2.     Menjelaskan materi penyuluhan kepada sasaran dengan menggunakan power point.
3.     Memberikan kesempatan kepada sasaran untuk menanyakan hal-hal yang belum di mengerti dari meteri yang dijelaskan penyuluh.
1.       Menyampaikan pengetahuannya tentang materi penyuluhan
2.       Mendengarkan penyuluh menyampaikan materi
3.       menanyakan hal-hal yang tidak dimengerti dari materi penyuluhan
10 menit
Evaluasi/ penutup
1.      Memberikan pertanyaan kepada sasaran tentang materi yang sudah disampaikan penyuluh
2.      Menyimpulkan materi penyuluhan yang telah disampaikan kepada sasaran
3.      Membagikan leaflet.
4.      Menutup acara dan mengucapkan salam serta terima kasih kepada sasaran.
1.      Menjawab pertanyaan yang diajukan penyuluh
2.      Mendengarkan penyampaian kesimpulan
3.      Menerima leaflet.
4.      Mendengarkan penyuluh menutup acara dan menjawab salam

H.    Evaluasi
1.      Evaluasi Struktur 
a.       Keluarga hadir di tempat penyuluhan.
b.      Penyelenggaraan penyuluhan dilakukan oleh mahasiswa DIV Keperawatan Poltekkes Tanjungkarang  bersama dengan pembimbing yang mendampingi di Puskesmas Kedaton.
c.       Pengorganisasian dilakukan sebelum pelaksanaan penyuluhan.

2.      Evaluasi Proses
a.       Peserta antusias terhadap materi penyuluhan yang disampaikan oleh pembicara.
b.      Peserta tidak meninggalkan tempat sebelum kegiatan penyuluhan selesai
c.       Peserta terlibat aktif dalam kegiatan penyuluhan.

3.      Evaluasi Hasil
a.       Peserta mampu menyebutkan pengertian tumbuh kembang, tahap-tahap pertumbuhan dan perkembangan yang dialami, Faktor-faktor yang mempengaruhi tumbang dan Fase perkembangan pada anak
b.      Ada umpan balik positif dari peserta  seperti dapat menjawab pertanyaan yang diajukan pemateri.








Lampiran Materi

KONSEP DASAR TUMBUH KEMBANG ANAK

A.    Pengertian Pertumbuhan dan Perkembangan
Tumbuh kembang merupakan dua proses yang saling berkaitan dan sulit untuk dipisahkan.
·         Pertumbuhan
Yaitu yang berkaitan dengan masalah perubahan dalam besar jumlah, ukuran yang bisa diukur dengan ukuran berat (gram, pounds, Kg), ukuran panjang (milimeter, centimeter, meter). Contoh : BB, TB, PB.
·         Perkembangan
Akibatnya kemampuan / skill/ kemampuan dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam polay / teratur. Sebagai hasil dari proses kematangan. Pertumbuhan berdampak pada aspek fisik.

B.     Tahap-tahap Pertumbuhan dan Perkembangan Anak
1.      Proses Pertumbuhan yang Dialami
Pertumbuhan paling cepat terjadi pada masa bayi adalah sejak ia lahir sampai berumur 1 tahun. Hal ini terlihat dari pertumbuhan BB saat bayi umur 6 bulan BB nya 2x lipat dari BB saat lahir dan usia 12 bulan BB nya + 3x lipat dari BB waktu lahir.

2.      Perkembangan Motorik
Perkembangan yang berhubungan dengan kemampuan duduk, berjalan, melompat, menulis, mengambil sesuatu.

3.      Perkembangan Bahasa
Berhubungan dengan kemampuan mendengar, mengerti dan menggunakan bahasa.

4.      Perkembangan Sosial
Untuk berhubungan dengan orang lain, contoh : bermain dengan teman.

C.    Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tumbang
1.      Faktor Genetik
Faktor kturunan sangat menentukan kualitas dan kuantitas pertumbuhan. Contoh : jenis kelamin, suku bangsa.

2.      Faktor Lingkungan
·         Sebelum Hamil (Prenatal)
Gizi ibu waktu hamil, obat-obatan yang dikonsumsi, penyakit yang diderita saat hamil, trauma (cedera) yang pernah dialami ketika hamil, contoh : terjatuh/kecelakaan stress, pekerjaan yang terlalu berat.
·           Post Natal (Setelah Lahir)
Ras, jenis kelamin, umur, gizi, perawatan kesehatan, penyakit kronis, cuaca dan musim, sanitasi, kebersihan rumah, stimulasi, motivasi orang tua, cara mendidik dan sosok keluarganya.

D.    Fase Perkembangan dan Pertumbuhan Anak
1.      Dari Lahir sampai 3 Bulan
·         Belajar mengangkat kepala.
·         Belajar mengikuti objek dengan matanya.
·         Melihat ke muka orang dengan tersenyum.
·         Bereaksi terhadap suara/bunyi.
·         Melihat ibunya dengan penglihatan, penciuman, pendengaran dan komtak.
·         Menahan barang yang dipengannya.

2.      Dari 3 sampai 6 Bulan
·         Mengangkat kepala 90 derajat dan mengangkat dada dengan tangan.
·         Mulai belajar meraih benda-benda yang ada dalam jangkauannya atau di luar jangkauannya.
·         Menaruh benda-benda di mulut.
·         Berusaha memperluas lapangan pandangan.
·         Tertawa dan menjerit karena gembira bila diajak bermain.
·         Mulai berusaha mencari benda-benda yang hilang.

3.      Dari 6 sampai 9 Bulan
·         Dapat duduk tanpa dibantu.
·         Dapat tengkurep dan berbalik sendiri.
·         Dapat merangkak meraih benda atau mendekati seseorang.
·         Memindahkan benda dari satu tangan ke tangan lain.
·         Memegang benda kecil dengan ibu jari dan jari telunjuk.

4.      Dari 9 sampai 12 Bulan
·         Dapat berdiri sendiri tanpa dibantu.
·         Dapat berjalan dengan dituntun.
·         Menirukan suara.
·         Mengulang bunyi yang didengarnya.
·         Belajar mengatakan satu atau dua kata.
·         Mengerti perintah sederhana larangan.
·         Dari 12 sampai 18 bulan
·         Berjalan dan mengeksplorasi rumah sekeliling rumah.
·         Menyusun 2 atau 3 kotak.
·         Dapat mengatakan 5-10 kata.
·         Memperlihatkan rasa cemburu dan rasa bersaing.
·         Dari 18 sampai 24 bulan
·         Naik turun tangga.
·         Menyusun 6 kotak.
·         Menunjuk mata dan hidungnya.
·         Menyusun dua kata.
·         Belajar makan sendiri.
·         Menggambar garis di kertas atau pasir.

5.      Dari 2 sampai 3 Tahun
·         Belajar meloncat, memanjat, melompat, ddengan satu kaki.
·         Membuat jembatan dengan 3 kotak.
·         Mampu menyusun kalimat.
·         Mempergunakan kata-kata saya, bertanya, mengerti kata-kata yang ditujukan kepadanya.

6.      Dari 3 sampai 4 Tahun
·         Berjalan-jalan sendiri mengunjungi tetangga.
·         Berjalan pada jari kaki.
·         Belajar berpakaian dan membuka pakaian sendiri.
·         Menggambar garis silang.
·         Menggambar orang hanya kepala dan badan.
·         Mengenal 2 atau 3 warna.
·         Bicara dengan baik.
·         Menyebut namanya, jenis kelamin dan umurnya.
·         Banyak bertanya.

7.      Dari 4 sampai 5 Tahun
·      Melompat dan menari.
·      Menggambar orang terdiri dari kepala, lengan, badan.
·      Menggambar segi tiga dan segi empat.
·      Pandai bicara.
·      Dapat menghitung jari-jarinya.
·      Dapat menyebut hari-hari dalam seminggu.
·      Dapat mencuci tangan tanpa bantuan